Menyapih anak adalah tugas orang tua selanjutnya saat anak telah genap berusia 2 tahun dan telah mengenal makanan padat. Namun, fase ini kerap kali membuat orang tua stres karena anak menjadi rewel. Cara menyapih anak tanpa rewel seakan jadi bayang-bayang yang terkadang sulit bagi orang tua.

Oleh sebab itu, masih banyak ditemukan seorang ibu yang tetap menyusui anaknya meskipun telah berusia 2 tahun karena penuh dengan drama. Seorang ibu kadang tidak tega melihat anaknya rewel dan menangis setiap harinya.

5 Cara Mudah Menyapih Anak Tanpa Rewel Agar Tidak Menyusu ASI Lagi

Usia 2 tahun adalah usia yang ideal seorang anak untuk berhenti ASI. Pada masa penyapihan ini anak harus mulai menerima makanan padat tanpa didampingi pemberian ASI sama sekali.

Agar tidak ada drama panjang yang dialami ibu pada masa ini, karena biasanya anak akan menjadi sangat rewel di saat adaptasi mungkin bisa melakukan beberapa cara di bawah ini dan lebih mudah dalam menyapih anak;

  • Komunikasikan dengan Lemah Lembut

Pada masa ini anak memang masih tergolong kecil usianya, tapi berkomunikasi untuk memberikan pengertian terhadap suatu perubahan adalah hal yang penting. Berikan pengertian dengan lemah lembut bahwa menyusui sudah tidak lagi baik karena anak yang beranjak besar. Cara menyapih anak tanpa rewel bisa pula diberikan dengan cara sounding sebelum ia tidur.

  • Ubah Kebiasaan Makannya

Proses menyapih ASI memang bukan hal yang mudah bagi seorang ibu. Akan tetapi, mau tidak mau fase ini harus dilewati. Cara mudah untuk menghadapi proses ini adalah dengan mengubah kebiasaan makannya.

Jika kebetulan ibu masih tidur bersama anak, usahakan untuk bangun lebih dulu dari anak dan segera siapkan makanan untuknya. Sehingga ketika anak bangun makanan telah siap tersaji untuknya. Saat anak bangun dan merasa lapar berikan makanan padat yang bergizi dan mengenyangkan untuknya.

Tujuannya agar anak tidak kelaparan dan lupa untuk minta ASI. Waktu yang dibutuhkan mungkin lama, tapi lama-lama anak akan terbiasa dengan kondisi fase penyapihan ini.

  • Tawarkan Botol Susu

Jika diperhatikan waktu menyapih yang tepat adalah saat anak merasa siap dengan kondisi demikian. Untuk menyiapkan kondisi anak agar siap adalah dengan memberi pengertian bahwa dia telah dewasa dan sudah saatnya minum dengan gelas atau menggunakan botol.

Botol bisa diisi dengan ASI atau susu formula. Mengurangi frekuensi menyusu di payudara ibu akan membantu anak untuk dapat beradaptasi dan perlahan bisa minum susu dengan botol.

  • Persingkat Waktu Menyusui

Cara menyapih anak tanpa rewel dan minim drama bisa dimulai dengan membatasi berapa lama akan menyusu. Apabila sekali menyusu bisa hingga 15 menit, cobalah untuk mempersingkat waktunya menjadi 10 menit. Di sela-sela waktu tersebut ibu bisa mengimbanginya dengan susu formula apabila anak masih ingin minum susu.

  • Tunda Waktu Anak Menyusui

Tahukah ibu bahwa menunda waktu menyusui dapat mengurangi frekuensi anak menyusui dalam sehari. Alihkan perhatian anak dengan aktivitas lain saat dia ingin menyusu. Misalnya ajak anak bermain di luar.

Bisa pula dengan menawarkan makanan atau susu formula saat anak telah merasa haus. Cara ini bisa dilakukan dengan perlahan hingga anak merasa paham hanya pada waktu tertentu saja ia boleh menyusu ASI pada ibu. Cara menyapih anak tanpa rewel secara praktik akan membuat ibu merasa stres, karena itu ibu butuh dukungan sepenuhnya dari keluarga dan orang terdekat agar proses ini berhasil. Jika ibu telah merasa lelah dalam fase ini, keluarga yang lain bisa membantu dengan mengajak anak bermain atau melakukan aktivitas lain hingga anak lupa untuk menyusu.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like