Indonesia terkenal memiliki atlet badminton yang sangat luar biasa. Sehingga olahraga yang satu ini punya penggemar lebih banyak dibandingkan jenis olahraga lain. Hal ini membuat sebagian besar orang mencari tips memilih raket badminton yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

5 Tips Memilih Raket Badminton

Mengapa sih perlu memilih raket badminton yang tepat? Hal ini karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya orang yang memiliki ketahanan untuk menyerang, membutuhkan ukuran raket yang pas di tangan ketika digenggam.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai 5 cara memilih raket badminton sesuai dengan kebutuhan Anda masing-masing sebagai berikut.

  • Memilih Berdasarkan Gaya Bermain

Ada 4 gaya utama ketika main bulutangkis sesuai dengan keahlian masing-masing. Misalnya saja seperti

  1. Head-light Balance, gaya yang mempertimbangkan tingkat kelincahan pemain. Biasanya membutuhkan raket yang lebih ringan dan mudah diayun. Sehingga tidak cocok digunakan bagi Anda yang terbiasa melakukan smash keras. Selain itu tipe gaya ini juga sering digunakan oleh pemain pemula.
  2. Even Balance, orang yang mudah mengontrol permainan. Raket yang digunakan memiliki berat antara gagang dan kepala yang sama sehingga mudah untuk dikontrol arah pergerakannya. Untuk level ini dapat dimainkan oleh berbagai macam kalangan.
  3. Head-heavy Balance, cocok untuk pemain yang suka menggunakan smash keras. Memiliki karakter berupa ukuran kepala yang lebih berat. Gaya ini tidak cocok dilakukan pemula. Perlu seringnya latihan untuk dapat menggunakan gaya ini.
  4. Extra head-heavy, cocok bagi pemain badminton profesional yang memiliki gaya smash yang besar. Hal ini karena ukuran kepala raket lebih berat daripada gaya sebelumnya. Sehingga dapat mengeluarkan serangan yang lebih besar.
  • Pertimbangkan Bahan yang Ringan

Selain gaya, bahan raket juga bisa menjadi pertimbangan. Ada 4 bahan utama raket yang sering kita temui di pasaran. Contohnya bahan full carbon. Bahan ini paling banyak digunakan karena ringan dipakai untuk pemula maupun pemain kelas menengah. Sehingga bisa digunakan oleh siapa saja.

Sedangkan kalau jarang digunakan, bisa menggunakan bahan aluminium yang lebih murah. Untuk pemain profesional lebih disarankan menggunakan bahan titanium yang lebih kuat dan awet dalam penggunaannya.

  • Menentukan Raket Sesuai Level

Untuk menentukan level, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misalnya saja bobot raket. Untuk laki-laki biasanya digunakan bobot 2U atau 3U dengan kisaran ukuran 85-94 gram. Sedangkan untuk perempuan atau pemula disarankan menggunakan bobot 4U atau 5U dengan kisaran 75-84 gram. Karena semakin ringan, semakin mudah diayunkan.

Untuk tipe kekuatan gagang raket, pilih yang lentur bagi pemula agar lebih fleksibel dalam ayunan. Sedangkan untuk gagang kaku cocok bagi pemain intermediate dan profesional.

  • Cari Ukuran Grip Sesuai Kenyamanan

Tips memilih raket badminton yang keempat adalah dengan menyesuaikan ukuran grip. Bagi orang yang memiliki telapak tangan besar dan kekuatan smash yang keras, cocok menggunakan grip yang tebal.

Sedangkan bagi pemain yang memiliki telapak tangan kecil dan fokus pada kelincahan, disarankan menggunakan grip yang lebih tipis.

Namun, ukuran grip ini sendiri sebenarnya bisa diatur sendiri sesuai dengan keinginan masing-masing pemain nantinya.

  • Perhatikan Karakteristik Produsen Raket

Apabila Anda masih kesulitan dalam memilih raket, Anda bisa mempertimbangkan merk yang dijual di pasaran. Misalnya saja seperti Yonex yang menyediakan ukuran untuk pemula hingga mahir. Sedangkan Adidas merupakan merk untuk kelas intermediate hingga profesional.

Nah, itulah 5 tips memilih raket badminton yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan masing-Masing. Jika masih bingung, Anda bisa langsung menanyakan kepada seller ketika akan membeli di toko langsung. Sehingga Anda bisa mendapatkan raket yang sesuai.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.